|
By : Jeffry Theresna Beberapa waktu yang lalu, sebut saja Vanya (nama samaran) menelpon saya. Vanya bercerita tentang kondisi pekerjaan di kantornya. Vanya bercerita bahwa dirinya kehilangan semangat dalam bekerja karena pemimpinnya di kantor seringkali tidak melakukan sesuatu berdasarkan apa yang sudah disepakati sebelumnya. Tiap kali diperhadapkan dengan sebuah keputusan, Vanya selalu disalahkan oleh pimpinannya. Dan waktu ditanya kenapa tiap keputusannya selalu berubah-ubah bahkan berbeda dengan kesepakatan yang telah disetujui sebelumnya, sang pimpinan hanya berkata bahwa dia tidak pernah berkata demikian. Banyak karyawan yang dirugikan akibat ulah sang pimpinan. Alhasil, satu per satu karyawan di kantor tersebut mulai mengundurkan diri dari pekerjaannya. Pernahkah anda mengalami hal yang sama dengan Vanya?? Diakui atau tidak, sejarah jatuh bangunnya sebuah organisasi atau perusahaan tidak pernah lepas dari kiprah sang pemimpin. Jika sang pemimpin hebat dan berkarakter, organisasi tersebut akan berkembang dengan baik. Sebaliknya, jika pemimpinnya buruk, cepat atau lambat organisasi tersebut akan mati pelan-pelan. Kisah yang dialami Vanya adalah contoh yang tepat mengenai betapa pentingnya faktor kepemimpinan. Pemimpin yang berkarakter dan berintegritas tidak hanya akan membuat organisasi berkembang tetapi sekaligus melipatgandakan kinerja orang-orang yang dipimpinnya. Suasana kerja akan sangat mendukung, orang-orang yang dipimpin akan merasa diayomi. Dan yang paling penting, mereka menemukan figur dan contoh yang dapat dijadikan teladan. Menjadi pemimpin yang berintegritas dimulai dari sebuah bentuk kesadaran bahwa dalam hidup ini, kita bertanggung jawab kepada Yang Maha Kuasa dan sesama. Untuk menjadi pemimpin yang berintegritas, tidak dibutuhkan kemampuan khusus. Hanya dibutuhkan kesadaran akan tanggung jawab. Karena orang yang bertanggung jawab akan selalu berintegritas, menepati janji dan melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang diucapkan. Sadar atau tidak, banyak orang di sekitar kita yang gemar menyimpan janji kita dan menunggu janji itu di tepati. Sekarang, coba amati kondisi di tempat anda bekerja. Apakah telah ada pemimpin yang berintegritas? Atau sudahkah anda menjadi pemimpin yang berintegritas? Bagaimana perkembangan perusahaan atau organisasi anda akhir-akhir ini? Tidak dapat dipungkiri lagi jika factor kepemimpinan mempunyai peranan yang sangat signifikan dalam menunjang keberhasilan sebuah organisasi. Sudahkah anda mewujudkannya?? |