Suatu hari saya bertemu dengan seorang hamba Tuhan dalam sebuah perjalanan keluar kota dan kami sempat berbincang - bincang dan berdiskusi masalah kepemimpinan yang tentunya berhubungan dengan struktur organisasi dan bagaimana kekuatiran seorang pemimpin agar tidak kehilangan sebuah pengaruh terhadap orang - orang yang dipimpin. Hamba Tuhan ini memberikan beberapa nasehat bagaimana agar seorang pemimpin tetap dihargai dan dihormati oleh orang yang dia pimpin. Nasehat itu adalah:
Seorang pemimpin harus benar- benar memegang kendali kepemimpinan sampai tingkat yang paling bawah dengan cara memberi akses kepada semua pemimpin di tingkat paling bawah untuk bertemu dengan dia sehingga semua keputusan berasal dari satu orang yaitu top leader tersebut, sehingga semuanya dijamin aman.
Seorang pemimpin harus menjaga jarak dengan orang yang dipimpin supaya terus kelihatan berwibawa.
Pada waktu Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninjau gempa Bengkulu September 2007, beliau mendapati bahwa pendistribusian bahan pangan dan obat-obatan terkadang belum merata karena banyak sekali pemimpin daerah yang ikut mengungsi ketika terjadi bencana gempa bumi. Menanggapi hal tersebut, SBY tidak bisa menerima pemimpin mengungsi sehingga pengelolaan pendistribusian barang bantuan kurang baik.
"Sambil mengungsipun masih bisa mengeluarkan perintah-perintah. Harus tetap dijalankan tugas kepemimpinannya," tegas SBY.
Saat George Washington masih kecil, ia tinggal di Virginia bersama orang tuanya. Ayahnya adalah seorang penggemar tanaman. Ayahnya menanam berbagai pohon. Di antara seluruh pohon, ayahnya sangat menyayangi sebuah pohon ceri bibit unggul dari seberang lautan yang sebentar lagi akan berbuah.